SELAMAT MEMBACA

Selamat membaca, semoga membantu dan bermanfaat.

Selasa, 28 Maret 2017

Ciri-ciri Hidup Sederhana


Di tengah arus kehidupan dengan ritme yang berlangsung sangat cepat, segalanya yang cepat jadi (instant), dan tingkat konsumsi yang tinggi sekali, maka gaya hidup sederhana merupakan salah satu pilihan untuk bisa menguasai dan mengendalikan keadaan. 


Berikut ini refleksi ciri-ciri hidup sederhana, selamat menikmati sajian kami kali ini,

1. Apa adanya

Ciri-ciri hidup sederhana itu adalah apa adanya dan tidak mengada-ada. Dalam artian seseorang yang hidup sederhana itu menerima setiap keadaan dan menerima apapun yang dimiliki tanpa menggerutu. Namun mereka tidak menerima begitu saja setiap keadaan, mereka tidak berhenti sampai di situ saja, selanjutnya setelah itu mereka berfikir menyusun strategi dan mengembangkan diri supaya ke depannya akan lebih baik lagi dari sebelumnya.
Mereka akan mengevaluasi setiap titik penyebab kegagalan dalam kehidupan mereka. Mereka akan meningkatkan lagi kualitas diri mereka meskipun mereka sudah berhasil sesuai rencana yang telah disusunsecara memuaskan, sehingga mereka terus berinovasi tanpa henti.

2. Bersyukur atas apa yang dimiliki

Hidup sederhana itu mensyukuri atas apa yang dimiliki. Hidup sederhana itu bisa mengendalikan diri untuk tidak tersiksa olehkeinginan memiliki sesuatu yang belum dimiliki. Karena terlalu besarnya keinginan untuk memiliki sesuatu yang tidak dimiliki hanya akan membuat hati dan pikiran terbebani.
Dengan bersyukur atas apa yang dimiliki maka seseorang akan lebih mengedepankan rasa terimakasih kepada sang maha kuasa atas segala limpahan karunia yang diberikan. Dengan bersyukur maka hati dan pikiran orang yang hidup sederhana akan lebih tenang sehingga mereka bisa fokus dalam bekerja untuk menghasilkan karya-karyamasterpiece. Itulah mengapa bersyukur merupakan bagian dari ciri-ciri hidup sederhana.

3. Tidak berlebihan

Orang yang menerampkan gaya hidup sederhana bisa menentukan sampai sejauh mana sesuatu harus dilakukan. Mereka tidak berlebihan dalam melakukan sesuatu dan memiliki sesuatu. Meskipun hal ini bukan berarti mereka tidak melihat kualitas. Mereka tetap mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Mereka tidak pelit dalam membelanjakan barang-barang berkualitas, namun mereka juga bisa mengatur kecermatan dalam mengatur keuangan sehingga pembelian barang berkualitas tersebut tidak sampai mengganggu kestabilan keuangan pribadi dan keluarganya.
Bila untuk membeli suatu barang perlu menabung maka orang yang hidup sederhana tidak ragu dan segan untuk menabung terlebih dahulu. Dengan menahan untuk sementara waktu tidak memiliki barang yang diinginkan, maka alokasi penggunaan uangnyalebih bisa untuk mengutamakan kebutuhan-kebutuhan pokok serta sesuai dengan rencana anggaran keuangan yang telah ditetapkan. Orang yang hidup sederhana dengan demikian tidak pernah kehabisan uang sehingga sampai kelaparan, karena mereka cermat dalam perencanaan keuangandan tidak memperturutkan hawa nafsu.

4. Memiliki barang-barang yang memang sangat diperlukan

Ciri-ciri hidup sederhana adalah tidak berlebihan dengan membeli barang-barang yang tidak terlalu mereka butuhkan dalam kehidupan. Barang-barang yang mereka beli adalah yang memang benar-benar mereka butuhkan. Bagi mereka,arang-barang yang tidak terlalu dibutuhkan itu hanya akan mengganggu mereka (clutter). Memiliki banyak barang berarti mereka juga perlu menyiapkan ruang untuk menyimpan barang-barang tersebut.
Sehingga mereka mengeliminasi barang-barang yang tidak terlalu mereka butuhkan dan hanya memiliki barang-barang yang benar-benar mereka butuhkan dalam hidup ini. Orang-orang yang hidup sederhana itu tidak mudah terkena bujuk rayu iklan-iklan di televisi yang merayu-rayu pemirsa untuk memiliki barang-barang tidak terlalu dibutuhkandalam hidup mereka.

5. Tidak terbebani keinginan untuk memiliki barang-barang yang berlebihan

Bahkan sebatas ingin memiliki saja sudah berhasil mereka atur sedemikian rupa. Hingga mereka sampai pada kondisi tidak terbebani oleh keinginan-keinginan untuk memiliki barang-barang yang berlebihan dan tidak terlalu diperlukan. Sederhana itu adalah semacam kondisi pikiran seseorang. Kondisi pikiran ini kemudian memberikan corak dan arahan terhadap perilaku sehari-hari orang yang hidup sederhana. Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka mampu mengendalikan lintasan-lintasan kondisi pikiran mereka (state of mind).

6. Membelanjakan uang secukupnya

Ciri-ciri hidup sederhana adalah tidak menghambur-hamburkan uang untuk belanja secara berlebihan. Orang-orang yang hidup sederhana akan mencatat daftar belanjaan sebelum mereka berangkat ke pasar atau ke supermarket. Dengan memiliki catatan daftar belanja maka orang yang hidup sederhana akan lebih fokus dalam mencari barang-barang belanjaannya. Tidak mencatat daftar belanjaan hanya akan mejadikan seseorang berputar-putar di pasar atau di supermarketdengan penuh kebimbangan. Bahkan terkadang sampai ada yang lupa ada barang yang tidak terbeli dan baru ingat ketika sudah sampai di rumah.
Orang-orang yang hidup sederhana karena mereka memiliki catatan daftar belanja maka mereka tidak terlalu berpengaruh ketika pihaksupermarket mengubah-ubah penataan susunan barang-barangdisplay. Trik supermarket dengan mengubah-ubah formasi susunan barang-barang display adalah supaya pembeli kebingungan dalam mencari barang yang mereka cari sehingga pembeli menghabiskan banyak waktu untuk berputar-putar mengelilingi supermarket dan mereka akan lebih banyak melihat barang-barang lain yang dipajang sehingga hal ini akan memperbesar keinginan mereka untuk belanja barang-barang yang sebetulnya tidak mereka rencanakan untuk dibeli. Meskipun juga pergantian-pergantian penataan formasi barang-barang ini juga bertujuan supaya tidak terjadi kebosanan bagi pengunjungsupermarket.

7. Sadar akan pentingnya pengaturan keuangan

Ciri-ciri hidup sederhana adalah sadar dan mejalankan pengaturan keuangan pribadi (self finance). Orang-orang yang hidup sederhana akan cermat dalam mengatur keuangan pribadi. Mereka menyusunanggaran keuangan pribadi dan keluarga. Mereka sadar bahwa dengan pengaturan keuangan secara cermat maka mereka bisa terlepas dari bencana kekacauan keuangan hingga mereka mengalami penderitaan.

8. Tidak mudah berhutang

Karena orang-orang yang hidup sederhana sudah mengatur keuangan mereka secermat mungkin, maka mereka tidak sampai pada kondisi tidak punya uang sehingga mengharuskan mereka untuk berhutang. Orang yang hidup sederhana akan berfikir berulang kali sebelum mereka melakukan aksi hutang. Mereka sebisa mungkin tidak terjatuh dalam jeratan hutang. Mereka sekuat tenaga menghindarkan diri dari hutang. Yang parah adalah ketika mereka melakukan tindakan hutang untuk membeli kebutuhan-kebutuhan sekunder dan bersifat konsumtif.
Bila seperti itu maka akan benar-benar semakin mengacaukan kondisi keuangan mereka. Yang lebih parah lagi adalah ketika mengajukan kredit ke bank dengan tujuan akan membangun usaha produktif namun ternyata justru untuk membeli mobil pribadi, dan akhirnya kesulitan ketika harus mengangsur cicilan pembayaran hutang. Sudah barang tentu orang-orang yang hidup sederhana tidak akan pernah untuk melakukan aksi kegilaan-kegilaan keuangan seperti itu.

9. Memiliki tabungan

Ciri-ciri hidup sederhana adalah menyisihkan uang untuk ditabung. Menabung ini adalah suatu kegiatan dimana mereka mengumpulkan dana dengan tujuan tertentu. Tujuan-tujuan ini banyak sekali jenisnya, bisa untuk tujuan konsumtif, tujuan produktif, maupun tujuan religius. Tabungan juga bisa berarti orang-orang yang hidup sederhana itu tadimenyiapkan diri terhadap kondisi-kondisi bencana keuangan yang bisa saja menerpa mereka. Kondisi keuangan pribadi seseorang terkadang memang bisa mengalami situasi-situasi krisis.
Dengan memiliki tabungan uang, maka seseorang akan memiliki dana cadangan yang bisa dipakai untuk menanggulangi bencana-bencana kuangan yang tidak diinginkan. Dengan memiliki tabungan maka orang yang hidup sederhana akan selalu siap menghadapi segala macam situasi dan kondisi dalam mengarungi samudra kehidupan mereka.

10. Memiliki investasi

Selain menabung, ciri-ciri hidup sederhana itu adalah berinfestasi. Beda menabung dengan berinfestasi adalah jika menabung maka nilai uang yang ditabung tersebut bisa berkurang. Berinfestasi adalah bagaimana cara untuk memperbanyak uang sehingga uang tersebut bertambah dan nilai uang juga tidak berkurang. Berinfestasi ini bisa menggerakkan roda perekonomian mikro.
Infestasi di sektor riil akan mampu menggeliatkan perekonomian karena untuk membangun usaha-usaha atau bisnis-bisnis yang bisa memperkerjakan orang-orang. Berinfestasi juga berarti memutarkan uang untuk dijalankan di sektor usaha bisnis sehingga didapatkan suatu laba. Laba inilah yang dimaksud di depan tadi sebagai cara untuk memperbanyak uang.

11. Terus belajar dan mengembangkan diri

Ciri-ciri hidup sederhana selanjutnya adalah bahwa seseorang terus belajar serta mengembangkan dirinya. Orang-orang yang hidup sederhana akan terus meningkatkan kualitas serta kapasistas diri secara terus menerus. Hidup orang-orang tersebut akan dinamis dan dipenuhi dengan penyikapan-penyikapan secara bijak terhadapa perubahan. Mereka sadar bahwa perubahan adalah sesuatu yang pasti. Tidak ada seorang pun yang tidak terlepas dari perubahan.
Pilihannya adalah tergilas oleh laju perubahan atau meningkatkan kualitas diri untuk terus secara dinamis menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Dengan demikian maka proses belajar dan mengembangkan diri tidak boleh berhenti dan harus terus berlangsung sampai kapanpun. Hidup sederhana itu bukan berarti hanya diam ketika melihat perubahan, tetapi hidup sederhana itu adalah dengan penuh semangat menyambut perubahan secara dinamis dan penuh gairah antusias.

12. Matang dalam perencanaan

Ciri-ciri hidup sederhana itu adalah tidak grusa-grusu (ngawur) dalam bertindak. Orang yang hidup sederhana itu selalu merencanakan segalanya secara matang dan sebaik mungkin. Rencana yang jelek dan asal-asalan itu hanya akan membuat bingung dalam usaha pencapaian tujuan dan mengarah kepada kegagalan. Apalagi yang tidak direncanakan sama sekali, maka jadinya malah penuh dengan spekulasi dan hasilnya tidak jelas. Apabila rencana telah disusun dengan baikmaka bisa dikatakan sudah berhasil sebanyak 50% dari target yang telah ditetapkan. Dengan demikian perencanaan adalah satu hal penting dalam proses keberhasilan pencapaian tujuan.

13. Giat dalam bekerja melaksanakan rencana

Ciri-ciri hidup sederhana selanjutnya adalah mereka rajian dan giat bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Mereka tidak merasa bingung dan tidak tahu dengan apa yang harus dilakukan. Hal ini karena mereka sudah merencanakan dan memprogram secara detail apa saja yang harus mereka lakukan. Mereka sudah memiliki panduan kerja secara jelas dan gamblang.

14. Mengevaluasi hasil kerja

Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka mengevaluasi hasil kerjamereka. Evaluasi hasil kerja adalah sebagai sarana untuk mengukur tingkat keberhasilan. Mereka tidak asal kerja begitu saja. Karena dasar kerja mereka adalah program rencana yang telah ditetapkan. Setelah mereka bekerja maka mereka mengevaluasi dan menganalisis hasil setelah menjalankan program kerja. Sehingga mereka tahu bagian mana saja yang perlu dibenahi dan bagian mana yang perlu dioptimalkan lagi. Target mereka adalah kesempurnaan hasil kerja, dan itu hanya didapatkan dengan bekerja sepenuh hati dan dijalankan sebaik mungkin.

15. Selalu tersenyum dan bergembira dalam segala suasana

Bergembira di segala suasana baik itu suasana yang tidak nyaman maupun suasana nyaman adalah merupakan ciri-ciri hidup sederhana. Kebayakan orang itu hanya bergembira ketika suasana nyaman saja. Tetapi orang yang hidup sederhana itu bisa bergembira baik itu di saat kondisi sulit apalagi di kondisi yang nyaman. Orang yang hidup sederhana itu selalu bisa tersenyum apapun kondisinya. Karena bagi mereka apabila masih bisa tersenyum maka berarti mereka masih bisa mengendalikan situasi. Minimal mereka bisa mengendalikan situasi pada diri mereka sendiri

16. Bisa mengendalikan diri

Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka mampu menguasai dan mengendalikan diri. Orang-orang yang hidup sederhana itu adalah orang-orang yang sadar. Keputusan yang mereka tetapkan dan perbuatan yang mereka lakukan adalah sudah melalui hasil pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Mereka tidak mengambil keputusan dan melakukan tindakan atas dasar emosi sesaat saja.

17. Bisa berfikir jernih

Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka bisa berfikir jernih di segala kondisi dan suasana. Berfikir jernih itu terkadang sangat mudah dilakukan dalam kondisi yang normal dan stabil namun susah dilakukan dalam kondisi yang kritis. Orang yang hidup sederhana akan bisa berfikir jernih baik itu dalam kondisi lapang maupun dalam kondisi yang sempit.
Demikian tadi telah diulas mengenai ciri-ciri hidup sederhana.

semoga sajian tulisan ulang kami kali ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan maupun inspirasi bagi kita semua.
Salam sukses selalu untuk anda pembaca.

Source: idehidup.com